Jakarta, Wellner Consulting — Artikel ini membahas role penandatangan SPT Masa PPh 21/26 (Hanya Induk) di Coretax. Coretax DJP kini menyediakan role baru untuk Penandatangan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (Hanya Induk). Role ini dibuat untuk membatasi akses penandatangan terhadap informasi sensitif, khususnya data gaji dan penghasilan pegawai yang tercantum dalam lampiran SPT.
Sebelumnya, pihak yang ditunjuk sebagai penandatangan SPT dapat mengakses seluruh bagian SPT, termasuk lampiran yang memuat rincian penghasilan pegawai. Dengan adanya role baru ini, akses tersebut dapat dibatasi sehingga pihak yang hanya memiliki kewenangan untuk mengesahkan SPT tidak perlu melihat informasi payroll secara keseluruhan.
Perbedaan Role Baru dan Role Lama di Coretax
| ASPEK | ROLE BARU | ROLE LAMA |
| Akses Induk SPT | Dapat melihat Induk SPT Masa PPh Pasal 21/26 | Dapat melihat Induk SPT Masa PPh Pasal 21/26 |
| Akses Lampiran | Tidak dapat melihat Lampiran I–B, II, dan III | Dapat melihat seluruh lampiran SPT |
| Akses Data Pegawai | Tidak dapat mengakses rincian gaji dan penghasilan pegawai | Dapat mengakses rincian gaji dan penghasilan pegawai |
| Wewenang Penandatanganan | Dapat menandatangani SPT Masa PPh Pasal 21/26 | Dapat menandatangani SPT Masa PPh Pasal 21/26 |
| Pihak yang Bisa Mengakses | Direktur, pimpinan, atau pihak yang hanya berwenang melakukan pengesahan SPT | Tim HR, Payroll, Finance, staf pajak, atau pihak yang menyusun SPT |
| Batasan Akses | Tebatas | Akses Penuh |
| Fokus Utama | Sign only | Prepare & Sign |
Mengapa Role Penandatangan SPT Masa PPh 21/26 Penting?
Pemisahan akses menjadi penting karena SPT Masa PPh Pasal 21/26 memuat informasi penghasilan pegawai yang bersifat sensitif.
Dengan role Penandatangan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (Hanya Induk), perusahaan dapat menerapkan prinsip akses berbasis kewenangan. Pihak yang hanya bertugas melakukan pengesahan SPT tidak perlu memperoleh akses terhadap rincian gaji seluruh pegawai.
Sementara itu, proses penyusunan dan pengelolaan data SPT tetap dapat dilakukan oleh pihak yang memang bertanggung jawab, seperti tim HR, Payroll, Finance, atau staf pajak.
Cara Mengatur Role Penandatangan SPT Masa PPh 21 di Coretax
PIC perusahaan dapat mengatur role pengguna melalui fitur Wakil/Kuasa Saya di Coretax. Berikut langkah-langkahnya:
- PIC melakukan impersonate atau membuka akun perusahaan di Coretax.
- Pilih menu Portal Saya.
- Klik Profil Saya.
- Pilih Wakil/Kuasa Saya.
- Klik Assign Role.
- Tentukan jenis akses sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing pengguna.
Dengan pengaturan role yang tepat, perusahaan dapat memastikan setiap pengguna hanya memperoleh akses sesuai kebutuhannya, sekaligus membantu menjaga kerahasiaan informasi penghasilan pegawai dalam proses administrasi perpajakan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu role Penandatangan SPT Masa PPh 21/26 (Hanya Induk)?
Role baru di Coretax untuk membatasi akses penandatangan terhadap informasi sensitif, khususnya data gaji pegawai.
Apa bedanya dengan role lama?
Role baru tidak dapat melihat Lampiran I–B, II, dan III, sedangkan role lama dapat melihat seluruh lampiran SPT.
Bagaimana cara mengatur role pengguna?
PIC melakukan impersonate ke akun perusahaan, buka Portal Saya, Profil Saya, lalu Wakil/Kuasa Saya, klik Assign Role, dan tentukan jenis akses sesuai fungsi dan kewenangan.
Butuh Bantuan Pengelolaan Akses Coretax?
Pengaturan role yang tepat membantu menjaga kerahasiaan data penghasilan pegawai. Lihat layanan Jasa Perpajakan kami atau hubungi tim Wellner Consulting. Kami melayani konsultan pajak Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bali.
Informasi resmi lainnya dapat dilihat di situs resmi DJP.
Editor: Mohammad Dody Alfayadh
Reviewer: Dinda Maulia Dewanti