Wellner Consulting — Artikel ini membahas skema Replace pembetulan SPT di Coretax dan perbedaannya dengan skema Delta. Mulai 1 Oktober 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerapkan perubahan mekanisme pembetulan SPT dalam sistem Coretax melalui PER-12/PJ/2026. Skema yang sebelumnya menggunakan konsep Delta kini beralih menjadi Replace dengan calculation rule.
Skema Delta: Cara Lama Pembetulan SPT
Pada skema Delta, SPT awal dan SPT pembetulan tidak saling menggantikan. Sistem menghitung perubahan atau selisih antara SPT sebelumnya dengan SPT pembetulan. Mekanisme ini dapat menimbulkan kondisi yang disebut “kurang bayar semu”, terutama ketika lebih bayar dari SPT awal masih dalam proses dan belum diterima Wajib Pajak. Kondisi inilah yang menjadi salah satu alasan perubahan mekanisme pembetulan SPT dalam Coretax.
Skema Replace Pembetulan SPT: Cara Kerjanya
Dalam skema Replace, SPT pembetulan menggantikan SPT sebelumnya sehingga SPT pembetulan terakhir menjadi dasar terbaru dalam pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.
Dengan mekanisme ini, riwayat pembayaran dan pengembalian pajak tetap diperhitungkan sehingga pembetulan SPT tidak serta-merta menghilangkan transaksi atau pembayaran yang telah terjadi sebelumnya.
Kemudahan Skema Replace Pembetulan SPT bagi Wajib Pajak
Perubahan dari skema Delta ke Replace memberikan beberapa kemudahan bagi Wajib Pajak. Pertama, pembetulan SPT menjadi lebih sederhana karena SPT pembetulan terakhir menjadi dasar terbaru, bukan sekadar menghitung selisih dengan SPT sebelumnya.
Kedua, Wajib Pajak memiliki fleksibilitas dalam mengubah pilihan restitusi atau kompensasi. Misalnya, pilihan atas lebih bayar dapat diubah dari restitusi menjadi kompensasi atau sebaliknya, sepanjang memenuhi ketentuan dan proses sebelumnya belum melewati batas yang ditentukan.
Ketiga, saldo kompensasi akan disesuaikan secara otomatis oleh Coretax apabila pembetulan SPT mengubah jumlah lebih bayar yang sebelumnya telah dikompensasikan. Penyesuaian tersebut juga dapat terjadi akibat penerbitan produk hukum seperti ketetapan, keputusan, atau putusan yang mengubah nilai kelebihan pembayaran pajak.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membetulkan SPT
Dengan diterapkannya skema Replace mulai 1 Oktober 2026, Wajib Pajak perlu memperhatikan kembali mekanisme pembetulan SPT, terutama terkait riwayat pembayaran, restitusi, kompensasi, dan saldo kompensasi sebelum menyampaikan SPT pembetulan melalui Coretax.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan skema Replace pembetulan SPT berlaku?
Mulai 1 Oktober 2026 melalui PER-12/PJ/2026.
Apa beda skema Delta dan Replace?
Pada skema Delta, SPT awal dan SPT pembetulan tidak saling menggantikan, dan sistem menghitung selisihnya. Pada skema Replace, SPT pembetulan menggantikan SPT sebelumnya sehingga SPT pembetulan terakhir menjadi dasar terbaru.
Apa kemudahan skema Replace bagi Wajib Pajak?
Pembetulan SPT lebih sederhana, pilihan restitusi atau kompensasi dapat diubah sepanjang memenuhi ketentuan, dan saldo kompensasi disesuaikan otomatis oleh Coretax.
Butuh Bantuan Membetulkan SPT di Coretax?
Periksa riwayat pembayaran, restitusi, dan kompensasi sebelum menyampaikan SPT pembetulan. Lihat layanan Jasa Perpajakan kami atau hubungi tim Wellner Consulting. Kami melayani konsultan pajak Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bali.
Informasi resmi lainnya dapat dilihat di situs resmi DJP.
Editor; Mohammad Dody Alfayadh
Editor: Mohammad Dody Alfayadh